Indahnya berbagi apa yang kita tahu

Selasa, 10 Januari 2017

3 GOLONGAN MANUSIA DI HARI KIAMAT



3 GOLONGAN MANUSIA DI HARI KIAMAT

Manusia di hari kiamat akan terbagi ke dalam tiga golongan. Golongan apa saja itu?

Anda boleh simak penjelasan berikut ini yang disadur dari ceramahnya Ustadz Khalid Basalamah...

****

Manusia di hari kiamat akan terbagi ke dalam tiga golongan.

#1 GOLONGAN PERTAMA

Yang pertama, golongan manusia yang masuk surga tanpa hisab. Ini adalah para nabi dan rasul, para syuhada. Mengenai orang yang mati syahid ada sabda Nabi S.A.W tentang mereka, “Siapapun yang mati syahid maka diampuni semua dosanya, kalau dia mati di darat kecuali hutangnya, kalau dia mati di lautan maka dimaafkan semua dosanya.” Kemudian ada juga golongan orang-orang shiddiq yang masuk surga tanpa hisab, dikarenakan selalu bertaubat kepada Allah sehingga membuat mereka tidak ada dosanya.

#2 GOLONGAN KEDUA

Lalu golongan yang kedua adalah orang-orang beriman yang masuk ke dalam surga tapi melalui proses timbangan amal. Ini dikarenakan mereka masih punya dosa-dosa yang dikerjakan, baik itu dosa dengan Allah wa ta’ala secara langsung, seperti dosa berzina, ketinggalan sholat, ada ibadah-ibadah yang dia lalaikan. Atau dia punya dosa dengan sesama makhluk. Dia punya dosa pernah ghibah, pernah memfitnah, ada hak orang lain yang diambil.

Maka golongan kedua ini harus ada timbangan amal dulu. Kalau dosanya berhubungan langsung dengan Allah Azza wa Jalla, langsung ditimbang. Kalau amal baiknya lebih banyak dari amal buruknya, maka dia selamat. Tapi tetap melalui proses timbangan. Kalau ada dosa berhubungan dengan makhluk, maka harus diselesaikan dulu urusannya dengan makhluk itu. Kalau dia pernah ghibah atau memfitnah, maka dia harus selesaikan dulu urusan itu. Orang-orang yang jadi korban ghibah dan fitnah tersebut akan datang dan menuntut kepadanya.

Pada saat mereka menuntut, maka diambillah pahala-pahala orang ini. Sampai sudah selesai urusannya dengan sesama makhluk, lalu dia ditimbang sisa amal sholehnya dengan dosanya. Kalau lebih berat amal sholehnya, maka dia selamat. Kalau amal buruknya lebih berat, maka ini berarti masuk neraka dahulu. Maka hendaklah kita berlindung diri dari perbuatan merugikan orang lain. Di antara doa yang mulia, “Ya Allah ingatkanlah hamba-Mu ini apapun yang berhubungan dengan haknya orang lain, sebelum hamba meninggal dunia dan mudahkan hamba untuk menyelesaikan.”

Mungkin hutang, mungkin pernah menyakiti hati dari lisan, mungkin pernah memukul orang, mungkin pernah pinjam barang tapi lupa mengembalikan, banyak hal yang bisa jadi kita ga tahu. Jangankan dengan orang lain, orang tua sama anak saja pada hari kiamat saling lari. “Pada hari itu orang lari dari saudaranya sendiri, dari ibunya dan ayahnya, dari pasangan hidupnya juga keturunannya.” Mereka lari, karen takut ayahnya menuntut, takut ibunya menuntut, takut istri atau suaminya menuntut, bahkan takut juga sama anaknya nanti di padang mahsyar.

Sampai Aisyah perbah menangis, “Ya Rasulullah, apakah nanti pada hari kiamat kalian akan mengingat istri-istri kalian?”, Nabi S.A.W bersabda, “Wahai Aisyah, dalam keadaan buku sedang beterbangan, ke tangan kanan atau ke tangan kiri, tidak ada orang mengingat orang lain. Begitu pula pada saat timbangan amal, tidak ada orang yang ingat orang lain. Yang dia pikir dirinya sendiri, dan juga pada saat melewati jembatan shirat, sampai dia lolos atau tidak.” Semua orang akan berpikir bagaimana menyelamatkan dirinya sendiri.


#3 GOLONGAN KETIGA

Lalu golongan yang ketiga, yang tidak melalui lagi hisab, tapi bukan ke surga, mereka masuk neraka. Siapa golongan itu? Mereka adalah orang kafir, orang musyrik, orang munafik, ini tidak ada lagi timbangan amal, karena tidak ada gunanya. Sebagaimana dalam hadits Bukhari, Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah S.A.W tentang seorang tokoh Mekkah, orang ini terkenal sekali baik, suka bantu orang, silaturahim keluarganya baik, Aisyah bertanya, “Apakah bermanfaat buat dia ya Rasulullah?” Kata Rasulullah, “Tidak sama sekali, karena dia belum beriman kepada Allah, belum masuk Islam.” Jadi orang kafir sebaik apapun perbuatannya, tidak ada manfaatnya di akhirat kelak.

Naudzubillah jangan sampai kita termasuk di golongan orang-orang yang ketiga, karena golongan ini begitu pintu neraka dibuka mereka langsung dijebloskan ke dalamnya, sementara golongan lain sedang ditimbang amalnya. Namun jangan pula kita masuk ke golongan kedua karena walaupun ujunganya dia akan masuk Surga, tapi harus merasakan dahsyatnya siksa api neraka terlebih dahulu, dan ini berat. Maka targetkan lah untuk menjadi golongan yang pertama, yaitu orang-orang yang masuk Surga tanpa hisab.


Sumber : Islam Itu Indah
Share:

Related Posts:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengelola Blog

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Weekly most viewed